Jumat, 04 Mei 2012

RENCANA PELAKSANAAN PELAJARAN


Mata Pelajaran
:
Bahasa Indonesia
Kelas / Semester
:
X I  / 5
Pertemuan Ke
:
01
Alokasi Waktu
:
2 x 45 Menit
Standar Kompetensi
:
Memahami berbagai informasi dari sambutan/khotbah dan wawancara
Kompetensi Dasar
:
Menemukan  pokok-pokok isi sambutan/   khotbah  yang didengar
Indikator
:
·   Mencatat pokok-pokok isi sambutan atau khotbah yang didengarkan
·   Menuliskan pokok-pokok isi sambutan tersebut ke dalam beberapa kalimat
·   Menyampaikan (secara lisan) ringkasan sambutan atau khotbah

I.           TUJUAN PEMBELAJARAN :
Siswa dapat:
·         Mencatat pokok-pokok isi sambutan atau khutbah yang didengarkan
·         Menuliskan pokok-pokok isi sambutan tersebut ke dalam beberapa kalimat
·         Menyampaikan (secara lisan) ringkasan sambutan atau khutbah

II.         MATERI PELAJARAN:
Sambutan atau khotbah
·  pokok-pokok isi sambutan
·  ringkasan sambutan/ khotbah
III.       METODE PEMBELAJARAN :
§  Penugasan
§  Diskusi
§  Tanya Jawab
§  Ceramah
§  Demonstrasi

IV.      LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN :
Kegiatan Awal          :
§  Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini.

Kegiatan Inti             :
·         Mendengarkan sambutan atau khutbah
·         Menuliskan pokok-pokok isi sambutan tersebut ke dalam beberapa kalimat
·         Menyampaikan (secara lisan) ringkasan sambutan atau khotbah
·         Menanggapi ringkasan isi sambutan atau khotbah

Kegiatan Akhir         :
§  Refleksi
§  Guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
     
V.  ALAT / BAHAN / SUMBER BELAJAR
1.Sumber; Buku Bahasa Indonesia Kls XI (Yudistira), media elektronik, media cetak
2.Bahan/alat; kliping, audio visual, lembar kerja siswa, bahan presentasi
VI.  PENILAIAN
1.         Jenis tagihan tugas perorangan, tugas kelompok
2.         Bentuk tagihan; presentasi, laporan tertulis, demonstrasi
LEMBAR PENILAIAN

 Tes Tertulis                                                                          Nilai =
No.
Butir – butir Soal
Kunci Jawaban
1.
Sambutan berfungsi mengantarkan atau mengarah peserta untuk masuk ke inti acara. Sebuah sambutan yang baik terdiri atas bagian-bagian....
1.     Bagian pembuka berisi ucapan penghormatan kepada hadirin dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.     Bagian isi berisi uraian tentang latar belakang dan uraian singkat tentang penyelenggara acara
3.     Bagian penutup berisi harapan akan lancarnya acara serta ucapan terima kasih kepada semua pihak yg terlibat dalam acara tersebut.
2.
Menuliskan pokok-pokok isi sambutan tersebut ke dalam beberapa kalimat
Tugas dalam buku latihan siswa
3.
Menyampaikan (secara lisan) ringkasan sambutan atau khotbah
Siswa maju ke depan kelas satu per satu
4.
Menanggapi ringkasan isi sambutan atau khotbah

Mencatat dalam ringkasan pidato / khutbah dalam buku latihan siswa.



Wawancara
Sebagaimana kita ketahui bahwa salah satu metode pengumpulan data adalah dengan cara wawancara. Apa pengertian dari wawancara itu? Budiyono (2003: 52) mengatakan bahwa metode wawancara (disebut pulainterview) adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui percakapan antara peneliti (atau orang yang ditugasi) dengan subyek penelitian atau responden atau sumber data.
Dalam hal ini pewawancaramenggunakan percakapan sedemikian hingga yang diwawancara bersedia terbuka mengeluarkan pendapatnya. Biasanya yang diminta bukan kemampuan tetapi informasi mengenai sesuatu. Dalam jurnal oleh Koichu dan Harel (2007) dikemukakan bahwa: ”A clinical task-based interview can be seen as a situation where the interview-interviewee interaction on a task is regulated by a system of explicit and implicit norms, values, and rules”.
Dalam jurnal lain, Hurst (2007: 274) mengungkapkan bahwa: “Interview were chosen as the main data gathering strategy for the original project because it was felt that potentially ‘data rich’ environment this afforded would provide the best context for assesistry and probing for presence of three models of thinking (mathematical knowledge, contextual knowledge, and strategic knowledge) both before and following the intervention phase of project”.
Dari pengertian wawancara yang dikemukakan para ahli atau pakar di atas dapat dijelaskan bahwa wawancara adalah situasi dimana terjadi interaksi antara pewawancara dan yang diwawancarai dengan pedoman wawancara berdasarkan pada hasil tugas/tes yang telah diberikan kepada yang diwawancarai. Wawancara ini digunakan untuk memperoleh data primer yang terbaik sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian.
I.                                       Deskripsi Singkat
Wawancara, menurut Lexy J Moleong (1991:135) dijelaskan bahwawawancara adalah percakapan dengan maksud-maksud tertentu. Padametode ini peneliti dan responden berhadapan langsung (face to face) untumendapatkan informasi secara lisan dengan tujuan mendapatkan data yangdapat menjelaskan permasalahan penelitian.Jenis wawancara yaitu: wawancara berstruktur, Wawancara tidak  berstruktur, Wawancara secara terang-terangan, Wawancara denganmenempatkan informan sebagai jawatan.Cara mengajukan pertanyaan yang baik. Cara-cara ini dilakukan untuk menghindari kesalahan sebagaimana dideskripsikan di atas.Untuk mendapatkan hasil wawancara yang optimal, sikap pewawancara juga sangat menentukan. Hal ini untuk menghindarikekeliruan akibat sikap pewawancara sebagaimana di kemukakan sebelumnya.
II.       Tujuan Pembelajaran
·      Tujuan Pembelajaran Umum:Setelah mengikuti sesi pembelajaran ini, peserta latih diharapkanterampil dalam melakukan wawancara pengumpulan data penelitian.
·      Tujuan Pembelajaran KhususSetelah mengikuti sesi pembelajaran ini peserta latih mampu:
1. Memahami jenis wawancara dengan benar 
2. Mensimulasikan cara mengajukan pertanyaan yang baik
3. Menampilkan sikap pewawancara yang baik.
4. Mensimulasikan tehnik wawancara dalam pengumpulan data penelitian 

III.             Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan
Dalam modul ini akan dibahas pokok bahasan sebagai berikut :Pokok Bahasan
1.       Pengertian dan jenis Tehnik wawancara Pokok Bahasan
2.      Proses dan langkah-langkah Tehnik WawancaraPokok Bahasan
3.      Sikap pewawancara yang baik Pokok Bahasan
4.      Wawancara yang baik 

IV. Proses Pembelajaran
o    Apersepsi
o    Fasilitator membagi kelas menjadi beberapa kelompok, masing-masingkelompok terdiri dari maksimal 8 orang
o    Fasilitator meminta kelompok untuk menggambarkan profil pewawancara yang baik dalam kertas flipchart
o    Wakil dari masing-masing kelompok mempresentasikan gambar yangtelah disepakati. Fasilitator bertindak sebagai moderator.
o    Fasilitator memberikan rangkuman atau menguatkan informasi yangsudah disampaikan pada proses sebelumnya, dengan mengacu pada uraianmateri yang ada (sikap pewawancara yang baik)
o    Fasilitator menggali pengalaman peserta pada saat menjadi pewawancara (pengumpul data) mengenai hambatan atau masalah yangditemui di lapangan dan bagaimana cara mengatasi masalah.
o    Fasilitator memberikan penugasan kepada kelompok untuk mensimulasikan teknik wawancara.
o    Fasilitator memperhatikan dengan seksama setiap tahapan simulasitehnik wawancara yang dilakukan oleh setiap kelompok 
o    Fasilitator memberikan tanggapan terhadap simulasi tehnik wawancarayang dilakukan oleh setiap kelompok 
o    Fasilitator memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya ataumeminta klarifikasi selama sesi berlangsung.
o    Fasilitator memberikan klarifikasi dan tanggapan terhadap pertanyaan peserta
Skenario tehnik wawancara yang dilakukan seyogyanya berdasarkankarakteristik dari setiap daerah yang menjadi target dari penelitian yangdilakukan. Karakteristik yang ada meliputi dua bagian yaitu rural dan urban.Karakteristik Rural, Karakteristik Urban:
o    Rumah tangga dengan karakteristik: Kepala rumah tangga tidak pernah sekolah formal tapi bisa baca tulis.Rumah tangga terdiri dari Keluarga besar (extended family), punya anak  balita dan istrinya sedang hamil 7 bulan. Keadaan sosial ekonomi cukup.Skenario
o    Rumah tangga dengan karakteristik :Kepala rumah tangga tidak pernah sekolah formal dan tidak bisa bacatulis. Rumah tangga terdiri dari Keluarga inti, tidak punya anak balita.Keadaan sosial ekonomi kurang.Skenario
o    Rumah tangga dengan karakteristik :Rumah tangga dengan Kepala rumah tangga (suami) sudah meninggal.Ibu rumah tangga berpendidikan Sarjana. Rumah tangga terdiri dariKeluarga besar (extended family), punya anak balita. Keadaan sosialekonomi cukup.Skenario
o    Rumah tangga dengan karakteristik :Kepala rumah tangga sekolah formal SLTA. Rumah tangga terdiri dariKeluarga besar (extended family), punya anak balita dan istrinya sedanghamil 7 bulan. Keadaan sosial ekonomi cukup.
IV.             URAIAN MATERI
Pada dasarnya manusia adalah mahluk sosial. Dalam hidupnya iaselalu memerlukan orang lain. Karena itu, komunikasi merupakan kebutuhan bagi kehidupannya. Di manapun manusia berada, betapapun sederhananyatata kehidupan suatu masyarakat, komunikasi tetap diperlukan. Karena begitu lekatnya komunikasi dengan kehidupan manusia, maka komunikasitelah dianggap sebagai kegiatan manusia yang sedemikian otomatis hinggaterlupakan bahwa keterampilan untuk berkomunikasi juga merupakan hasil belajar manusia yang menurut dugaan diketemukan 500.000 tahun yang lalu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar