Minggu, 15 April 2012

Teori Struktur Kimia

1.1 Teori Struktur dari Kimia Organik

          Senyawa organik adalah senyawa yang terdapat dalam organisme yang sangat bervariasi jumlah atom dan strukturnya. Setiap senyawa ini selalu mengandung karbon sebagai unsure utamanya. Senyawa organic selalu mengandung paling kurang satu atom karbon, tetapi kebanyakan berisi beberapa atom karbon yang berikatan satu sama lain. Salah satu sifat khas senyawa organic mempunyai rumus dan struktur molekul yang beraneka ragam, bergantung pada jumlah atom karbonnya. Jadi senyawa organic adalah senyawa yang strukturnya terutama ditentukan oleh atom karbon yang saling berikatan.
            Keanekaragaman senyawa organik muncul sebagai akibat keistimewaan unsure karbon yang tidak dimiliki unsure lain. Keistimewaan itu adalah sebagai berikut:
1.      Karbon dapat membuat empat ikatan kovalen tunggal yang cukup kuat dengan atom lain seperti CH4, CF4, dan CCl4) dengan struktur tetrahedral.
2.      Satu atom karbon dapat membentuk ikatan kovalen dengan atom karbon lain, dan dapat pula sambung menyambung, dan disebut rantai karbon.
3.      Rantai karbon dalam senyawa organic dapat merupakan rantai lurus, bercabang, dan melingkar (siklik).
4.      Antara dua atom karbon yang berdekatan dapat terbentuk ikatan rangkap dua atau tiga. Seperti dalam C3H6 dan C5H8.
5.      Atom karbon dapat membentuk ikatan kovalen dengan atom elektronegatif lin, seperti O, N, S, dan halogen (F, Cl, Br, dan I).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar